Dapat juga disebut air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah (Kodoatie 2012: 39 - 43). Sedangkan airtanah dangkal adalah air yang berada di bawah permukaan tanah hingga kedalaman 90 m dari permukaan tanah, mengisi pori-pori tanah di atas lapisan batuan kedap air dalam tanah. adalah air tanah dangkal atau air sumur dangkal. Kriteria yang digunakan untuk memenuhi penilaian kualitas air tanah dangkal yaitu: 1) Lokasi air tanah dangkal berada di permukiman. 2) Kedalaman muka air tanah. 3) Pengukuran kualitas air tanah dangkal meliputi: Daya Hantar Listrik (DHL), Derajat Keasaman (pH), Klorida(Cl), Sulfat (SO 4 memetakan potensi air tanah dangkal di Kecamatan Limboto Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan adalah metode survey yaitu dengan melakukan pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak sistimatik untuk pengukuran kedalaman muka air tanah dangkal atau air sumur. 2.75 Berat volume tanah (γ) pada suku ketiga persamaan daya dukung diganti dengan γ’ sesuai dengan persamaan 2.71. 3. Keadaan III (tertera pada gambar 2.13) Apabila permukaan air tanah berada pada kedalaman D di bawah dasar pondasi, maka nilai q dalam suku kedua dari persamaan daya dukung sesuai dengan persamaan 2.75. Muka air tanah (disebut juga zona permukaan freatik) adalah permukaan imajiner yang menjadi batas antara zona akuifer jenuh air dan tak jenuh air. [1] [2] Zona jenuh air merupakan zona dengan pori dan retakan tanah yang terjenuhkan oleh air. [3] Muka air tanah juga dapat dijelaskan secara sederhana sebagai kedalaman tempat tanah terjenuhkan air. Pencemaran tersebut juga terjadi pada air tanah. Bahan pencemar dapat mencapai aquifer air tanah melalui berbagai sumber diantaranya meresapnya bakteri dan virus melalui septic tank (Soegianto, 2005). Diperkirakan pada saat ini hampir sekitar 70 % air tanah di daerah perkotaan sudah tercemar berat oleh bakteri tinja, padahal separuh penduduk Suatu pondasi pelat setempat dengan dimensi 1.5 m x 1.5 meter diletakkan pada kedalaman 1.2 meter dari permukaan tanah. Tentukan daya dukung ijin pada dasar pondasi tersebut jika data lapisan tanah adalah. a. lapisan 1 : tebal 1 meter c=1.5 t/m2 = 15 kN/m 2, =20 , =1.6 t/m 3 = 16 kN/m 3. Fondasi dangkal adalah fondasi yang tidak membutuhkan galian tanah terlalu dalam karena lapisan tanah dangkal sudah cukup keras, apalagi bangunan yang akan dibangun hanya rumah sederhana. Kekuatan fondasi dangkal ada pada luas alasnya, karena fondasi ini berfungsi untuk meneruskan sekaligus meratakan beban yang diterima oleh tanah. XHaw2C.